from BTemplates!

Kekuatan vs Kelemahan


Kekuatan yang qu punya :
  1. Lebih mengandalkan Otak dari pada hanya mengandalkan Otot saja
  2. Bisa membuat orang lain merasa nyaman di dekatku
  3. Mengutamakan urusan bersama ketimbang urusan pribadi
  4. Mudah dalam bergaul
  5. Memprioritaskan keluarga dalam segala hal
  6. Lebih teliti dalam memilih teman
  7. Humoris....
Kelemahan yang qu punya :

  1. Kurang percaya diri
  2. Gampang meremehkan kemampuan orang lain
  3. Selalu menganggap enteng akan persoalan-persoalan
  4. Sensitif, dan cepat marah
  5. Egois
  6. Pemalas, dan
  7. Katanya sih,,,agak pelit......hehehe...

Cerita


My dear,,,,,,

Hari ini aku sangat sedih,,,,hatiku seakan diiris oleh sembilu. Saat pagi hari setelah aku terbangun dari lelapnya tidur ku,,,,tiba-tiba aku terkejut ketika terdengar kabar dari kakakku bahwa Ayahku telah tergeletak di Rumah Sakit akibat terkena serangan jantung. Kabar itu seakan membuat hatiku bergetar, seakan mendengar sambaran petir di siang hari. Aku pun langsung bergegas berangkat ke sana bersama dengan kakakku untuk melihat keadaan papa ku secara langsung.

Sesampainya disana, aku melihat ibuku terus menangis di samping papa ku yang tergeletak lemah. Ku lihat kantung matanya yang kian besar,,karena tidak bisa menahan limpahan air mata yang begitu deras mengalir. Mungkin, kedatanganku bersama kakakku tidak bisa mengobati perihnya hati ibuku,,tetapi aku terus berusaha untuk mencoba meyakinkan ibuku papa ku akan cepat sembuh dan kembali berkumpul bersama-sama lagi....

Dan aku selalu berharap bahwa semua itu akan dikabulkan oleh ALLAH SWT...
Amien.....

Mimpi, Kebutuhan, dan Keinginan


Mimpiku :

  1. Bisa menjadi anak yang berbakti pada negara, dan agama...
  2. Berusaha menjadi anak kebanggan, khususnya di dalam kelurga ku.
  3. Bisa menggapai cita-cita yang selama ini aku kejar yaitu sebagai POLWAN....
  4. Dan terakhir,,,,,harus selalu membuat orang lain tersenyum dan tertawa jika berada di dekatku.......

Kebutuhanku :
  1. Membutuhkan kasing sayang yang tulus dari setiap orang..
  2. Membutuhkan cinta dan perasaan dari orang yang dicintai....
  3. Membutuhkan dukungan dan support dari keluarga dan orang tua....
  4. Membutuhkan do'a agar semua keinginan dapat berjalan dengan mudah......

Keinginanku :

  1. Bisa Membuat kedua orang tua ku bangga akan prestasi yang ku dapat
  2. Bisa membuat semua orang tersenyum dan bahagia jika ada di dekatku
  3. Dapat dengan mudah meraih cita-cita sesuai dengan harapanku
  4. Mengabdi kepada Negara,,,dan Mengharumkan Nama Bangsa dan Negara.....yaitu INDONESIA Tercinta.....

Profil


PROFIL

Nama : Fujiati Fajar
TTL : Jakarta, 14 Februari 1993
Alamat : JL. Alur Laut Gg. Zz No.27
Agama : Islam
Hobby : Nonton Film, Jalan-Jalan
Cita-Cita : POLWAN, Reporter
Zodiak : Si Air Aquarius
Nama Sekolah : SMK Hang Tuah 1 Jakarta

Tips dan Trik Merawat Rambut Sehat Berkilau


Tips Dan Trik Merawat Rambut Sehat Berkilau

Memiliki rambut indah tentu menjadi idaman kaum hawa. Sayangnya, rambut kita tak dapat selalu memenuhi harapan setiap hari untuk tampil indah di mata. Ada banyak faktor yang membuat rambut kita terkadang nampak kusam dan lepek, namun dengan perawatan teratur hal yang menyebalkan itu dapat dihindari. Nah, berikut kami berikan beberapa tips perawatan rambut untuk membuat mahkota Anda selalu nampak indah berkilau.

Sebelumnya melompat pada tips-tip yang kami sajikan, Anda perlu tahu ada beberapa faktor penting yang berpengaruh pada keindahan rambut. Sebenarnya, karakteristik rambut seseorang tergantung pada beberapa faktor, dimana diantaranya dibawa oleh faktor keturunan. Beberapa faktor genetik bertanggung jawab atas bagaimana penampian rambut Anda.

Bukan itu saja, tingkat hormon juga memiliki pengaruh yang sama banyaknya. Dan lebih dari itu, lingkungan, terutama udara dan air juga memiliki dampakyang tak kalah penting pada rambut kita setiap harinya. Itulah kenapa, setiap orang pernah mengalami hari buruk dengan keadaan rambut yang menyebalkan.

Namun, dengan sedikit perawatan, Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada hari buruk dengan rambut lepek dan kusam. Tapi ini bukan hal permanen yang terjadi dalam sekali kerja, Anda perlu melakukan perawatan secara bertahap dari hari ke hari demi mendapat rambut kemilau.

Berikut beberapa tips untuk perawatan rambut dari kami:

* Kembangkan kebiasaan hidup Sehat. Jika Anda perokok, maka mulai hentikan kebiasaan ini. Lakukan olah raga secara teratur, makan makanan dengan gizi seimbang dan gunakan teknik relaksasi untuk meredakan stres.
* Usahakan untuk selalu tidur nyenyak setiap malam. Jangan membawa beban sebelum tidur, karena hal itu dapat menyebabkan tidur Anda terganggu, dan sirkulasi darah yang tak lancar membuat rambut Anda jadi kusam.
* Jika Anda menggunakan produk-produk penata rambut dan kosmetik, hindari produk yang berbahan alkohol dalam konsentrasi tinggi. Jangan mengoleskan produk penata rambut langsung di kulit kepala. Hal ini dapat menutupi pori-pori di kepala Anda, dimana itu dapat merusak kulit kepala dan rambut Anda.


sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page?kid=3990&lang=en-us

Puisi Romantis


Puisi Romantis

Puisi cinta – puisi romantis – puisi patah hati – puisi mesra – puisi jatuh cinta
Posted on Oktober 7, 2008 by Abu Ja'far Amri A. Fillah Al Atsary

Ini puisi Rangga (Nicholas Saputra) waktu lomba, sehingga bisa ngalahin puisinya Cinta (Dian Sastro), dalam film ada apa dengan cinta. Ini, nih penggalannya,

kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi.. dan sendiri aku benci
aku ingin bingar… aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri

pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih

kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…



==============

versi plesetannya:

kulari ke hutan, ketemu monyet
kulari ke pantai, ketemu cumi-cumi
benci.. benci aku dengan sendiri
aku ingin ke pasar, ke pasar lagi
trus mampir ke RRI

pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar gaduh sampai mengaduh
piring.., mangkoknya jangan, itu buat ibu

ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
di tembok kantin depan kelasku
mata indah bola ping pong
ke pantai yuk donnn…



sumber: http://addthe.wordpress.com/2007/06/11/puisi-rangga-a2dc/

Penemu - Penemu di Dunia


Nama Penemu Benda-Benda Penting di Seluruh Dunia
Sun, 23/04/2006 - 9:22am — godam64

Penemu Mesin uap Adalah James Watt Berasal dari Negara Inggris
Penemu Mesin 4 tak Adalah Nicolaus Otto Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin diesel Adalah Rudolf Diesel Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin cetak Adalah Johannes Guttenberg Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin ketik Adalah Christopher Sholes Berasal dari Negara Amerika
Penemu Radio Adalah C. Marconi Berasal dari Negara Italia
Penemu Televisi Adalah J.L. Baird & C.F. Jenkins Berasal dari Negara Amerika
Penemu Telegrap Adalah Samuel F.B. Morse Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Telepon Adalah Alexander Graham Bell Berasal dari Negara Amerika Serikat (Versi Lama)
Penemu Telepon Adalah Antonio Meucci Berasal dari Negara Italia (Versi Baru)
Penemu Dinamo Adalah Michael Faraday Berasal dari Negara Inggris
Penemu Elektromagnet Adalah Williarn Sturgeon Berasal dari Negara Inggris
Penemu Bola lampu Adalah Thomas Alva Edison Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Proyektor film Adalah Thomas Alva Edison Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Piringan hitam Adalah Alexander Graham Bell Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Batu baterai Adalah Volta Berasal dari Negara Italia
Penemu Termometer Adalah Galileo Galilei Berasal dari Negara Italia
Penemu Korek api Adalah Robert Boyle, John Walker Berasal dari Negara
Penemu Kapal api Adalah Robert Fulton Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Kapal selam Adalah Cornelius van Drebbel Berasal dari Negara Belanda
Penemu Sinar Rontgen Adalah Wilhelm Conrad Rontgen Berasal dari Negara Jerman
Penemu Stetoskop Adalah Rene Laennec Berasal dari Negara
Penemu Lensa Adalah Anthony Van Leuwenhook Berasal dari Negara Belanda
Penemu Mikroskop Adalah Zacharias Janssen Berasal dari Negara
Penemu Teleskop Adalah H. Lippershey Berasal dari Negara
Penemu Kamera Adalah Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Land Berasal dari Negara Amerika
Penemu Pesawat terbang Adalah Wilbur dan 0. Wright Berasal dari Negara Amerika
Penemu Kereta api Adalah Murdocks Berasal dari Negara Inggris
Penemu Sepeda Adalah Civrac Berasal dari Negara Prancis
Penemu Balon terbang Adalah Sir F. Whittle Berasal dari Negara
Penemu Balon karet Adalah Josep dan J. Montgolfier Berasal dari Negara
Penemu Ban karet Adalah Charles Goodyear Berasal dari Negara Amerika
Penemu Barometer Adalah Evangelista, Torricelli Berasal dari Negara Italia
Penemu Dinamit Adalah Alfred Nobel Berasal dari Negara Swedia
Penemu Lensa kaca mata Adalah Benyamin Franklin Berasal dari Negara
Penemu Mesin hitung Adalah Blaise Pascal Berasal dari Negara Prancis
Penemu Mobil Adalah Gottlich Daimler Berasal dari Negara
Penemu Motor Adalah Nikola Tesla Berasal dari Negara
Penemu Tank Adalah Sir Ernest Swinton Berasal dari Negara Inggris
Penemu Traktor Adalah Benyamin Holt Berasal dari Negara
Penemu Tangga jalan Adalah Elis G. Otis Berasal dari Negara
Penemu Kawat pijar Adalah Irving Langmuir Berasal dari Negara

sumber : http://organisasi.org/nama_penemu_benda_benda_penting_di_seluruh_dunia

Lirik Laguw Tak Ada Yang Abadi


Tak Ada Yang Abadi


Peterpan


Am F Am F Am G F G
Takkan selamanya tanganku mendekapmu

Am F Am F Am G F G
Takkan selamanya raga ini menjagamu


Am F C G
Seperti alunan detak jantungku

Am F C G
Tak bertahan melawan waktu

Am F C G
Dan semua keindahan yang memudar

Am F F
Atau cinta yang telah hilang

Am G F Am G F
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi

Am G F Am G F
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi


sumber : http://www.liriklagumusik.com/peterpan-tak_ada_yang_abadi.html


A# F Gm Dm A# E
Biarkan aku bernafas sejenak sebelum hilang


Am F Am F Am G F G
Takkan selamanya tanganku mendekapmu

Am F Am F Am G F G
Takkan selamanya raga ini menjagamu


Am G F G
Jiwa yang lama segera pergi

Am G F
Bersiaplah para pengganti

Lirik laguw Andai Selamanya


Andai Selamanya


Ello


A F#m Bm E
Andai kita masih bersama pasti kau kan terus terluka

A F#m Bm E A
Sungguh, sungguh aku sesali karena kini kau tlah pergi

A F#m Bm E
Kasih beri aku kesempatan untuk, tuk mencintaimu lagi

A F#m Bm E A
Ingin, ingin ku bisa meminta waktu dan mengulang kisah kita

D F#m
Houwo...uuuu.....hampanya

Bm E
Hooooo...hidupku tanpa hidupmu


Reff:

A F#m
Maafkanlah aku, caci diriku

Bm E
Luapkan saja semua asalkan engkau bahagia

A F#m
Ini janjiku, janji setiaku

Bm - E
Cintaku untukmu

A
Sselamanya


sumber : http://www.liriklagumusik.com/ello-andai_selamanya.html


D C#m
Inilah aku, ampuni aku

Bm C#m
Jangan kau melihat kesalahanku


Reff:

A F#m
Maafkanlah aku, caci diriku

Bm E
Luapkan saja semua asalkan engkau bahagia

A F#m
Ini janjiku, janji setiaku

Bm - E
Cintaku untukmu

F#m
Selamanya

Bm - E
Cintaku untukmu

A
Selamanya

Biologi Anatomi Manusia



Sistem Tubuh Manusia

Penalaran Bahasa Metode Induktif dan Deduktif


Metode induktif

Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum.

Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.

Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.

Metode deduktif

Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.



Matematika Logaritma


Logaritma

Logaritma adalah operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan.

Rumus dasar logaritma:

bc= a ditulis sebagai blog a = c (b disebut basis)

Beberapa orang menuliskan blog a = c sebagai logba = c.


Kegunaan logaritma

Logaritma sering digunakan untuk memecahkan persamaan yang pangkatnya tidak diketahui. Turunannya mudah dicari dan karena itu logaritma sering digunakan sebagai solusi dari integral. Dalam persamaan bn = x, b dapat dicari dengan pengakaran, n dengan logaritma, dan x dengan fungsi eksponensial.


Rumus-Rumus

  • xlog x = 1
  • x^nlog xm = m/n
  • blog x + blog y = blog (x.y)
  • blog x - blog y = blog (x:y)
  • (alog b)(blog c) = alog c
  • b log xn = n.blog x
  • b log x = klog x : klog b

Cerpen Cintamu Terlalu Muda


Cinta, Terkutuklah Engkau


Cerpen Fathor Rasyid
Dimuat di Batam Pos 05/31/2009 Telah Disimak 97 kali

Di antara dua tiang beranda rumah rapuh, Suyadi berdiri mematung. Tatapannya jauh ke sana, menerobos kegelapan, di mana debur ombak itu terdengar menghentak. Sementara istrinya, Najiha, duduk bergeming di lincak. Wajahnya kuyu tak berani menatap suaminya. Berharap cemas, sepetah-dua kata dari suaminya Najiha tunggu.

“Coba kau bacakan lagi surat itu, Jiha.” Suyadi membalikkan tubuhnya dan di tatapnya istrinya lekat-lekat.

Najiha kikuk. Sudah tahu buta huruf, masih saja sauminya menyuruhnya bacakan surat itu. “Anu, Kang. Kemarin Siti bilang, dalam bulan ini hutang-hutang kita harus segera dilunasi. Jika tidak, jika tidak Pak Lurah akan...“ Najiha menghentikan kalimatnya melihat suaminya kembali membelakanginya.

“Buat apa siti pinjam uang sebanyak itu,” keluh Suyadi yang kemudian pergi dari hadapan istrinya, menuju tempat di mana ia letakan jaring ikan yang tadi siang ia perbaiki. Dengan perasaan bersalah, Najiha buntuti suaminya.

“Kang, malam ini anginnya kencang,” ungkap Najiha saat melihat tangan suaminya mulai menggamit tumpukan jaring. “Baiknya, Akang tunda besok malam saja,” tambahnya saat mendapatkan suaminya acuh-tak acuh.

“Tak baik menunda-nunda waktu. Sekarang, kau persiapkan saja bekal untukku,” perintah Suyadi tanpa memperdulikan kecemasan di wajah isterinya.

Tanpa membantah, Najiha pun segera berjalan menuju dapur. Singkong rebus, sebungkus nasi jagung dan sebotol kopi, Najiha buntal dalam kain tepung.

“Jiha,” sapa Suyadi seusai menerima perbekalan itu. “Kau jangan merasa bersalah. Dalam benakku, Siti sudah kuanggap sebagai darah dagingku sendiri. Maka keteledoran Siti adalah keteledoranku juga. Dan jangan khawatir, di mataku kau masih seperti dulu, saat-saat pertama kali kita bertemu. Ya, sampai saat ini kepadamu aku masih kepencut,” lanjut Matleye, lirih.

Najiha tertunduk. Ingin sekali menangis. Betapa tidak, kalimat yang menyentuh telinganya melemparkannya pada masa-lalu begitu pahit. Ia merasa, ketulusan dan kejujuran orang yang dulu mencintainya harus ia balas penghinaan. Ia tak menyangka akhirnya orang yang ia campakkan menjadi pendamping setianya.

“Di, janganlah kau memaksakan diri. Untukmu hati ini tertutup,” ungkap Najiha di hadapan Suyadi kesekiankalinya. “Aku bukan hanya milik satu orang saja, Di. Aku ini milik semua orang. Jadi, percuma kau kejar aku. Tak akan kau dapatkan, Di! Tidak akan! Lebih baik, berikan saja cintamu pada perempuan lain,” tambah Najiha meninggi.

Sejak itulah Suyadi tak lagi menemui Najiha. Bahkan di kampungnya sendiri batang hidungnya tak pernah kelihatan. Lama-kelamaan lenyapnya Suyadi menjadi buah-bibir banyak orang, khususnya mereka pengagum si pelenggang cantik, Najiha. Bagai terbebas perasaan takut, mereka --para pengagum si cantik Najiha-- lega. Sebab, biang keonaran di setiap si cantik Najiha menggoyangkan pinggulnya lenyap ditelan bumi. Bagai lalat menebar kotoran, dugaan-dugaan bermunculan. Ada yang mengatakan—karena seringnya tidur berganti-ganti-- Suyadi mati oleh penyakit kutukan. Namun, orang-orang lebih percaya lenyapnya Suyadi di kaitkan dengan Pak Lurah. Pasalnya, goyangan pinggul Najiha juga membuat Pak Lurah tergila-gila. Suatu ketika, Pak Lurah mengancam Suyadi. Saat itu, satu malam suntuk Najiha harus memeriahkan sunatan anak bungsu Pak Lurah dengan goyangan-goyangannya. “Jika mulutmu tak kau tutup, kusembeleh lehermu,” bentak Pak Lurah sembari mengarahkan telunjuk pada tangan kirinya tepat di wajah Suyadi.

Sontak, satu langkah Suyadi mundur. Andai saja ia tak melihat anak buahnya yang banyak, mungkin sudah ia sobek-sobek mulut Pak Lurah yang tambun itu.

Dari kejauhan, Mata Suyadi awas memperhatikan jalannya pesta itu. Sepertinya Suyadi merencanakan sesuatu di luar dugaan Pak Lurah.

Saat gelap membumbung di penghujung malam. Saat keringat mulai membanjiri lekuk-lekuk tubuh Najiha. Goyangan pinggul Najiha dihentikan. Tinggal penari lainnya mengambil perannya. Dengan ramah, Pak Lurah mempersilahkan Najiha beristirahat di ruang khusus.

Sejak itulah Suyadi mulai beraksi. Mengendap-ngendap, Suyadi merangsek menuju pagar belakang rumah Pak Lurah.Sebelum melompati pagar setinggi dua kali dirinya, Suyadi panjati pohon jati. Dari atas pohon itu, leluasa mata Suyadi menelanjangi rumah Pak Lurah.

Banyak penjaga mondar-madir di halaman depan. Dan betapa dagdigdug-nya jantung Suyadi, ketika dilihatnya beberapa orang berseragam juga mondar-mandir sana. Hati Suyadi ciut, orang-orang seperti itulah membuat tangan kiri Suyadi pengkor untuk selamanya.

Keraguan menyelimuti hati Suyadi. Antara urung dan terus melangkah berkecamuk. Hingga, belum usai Suyadi membulatkan tekad, matanya menangkap dua sosok bermesraan di bawah temaramnya lampu pendapa belakang rumah. Dan tak lama kemudian dua sosok itu masuk ke sebuah ruangan. Gemuruh cemburu memukul-mukul dada Suyadi. Ingin segera dia berbuat sesuatu. Tapi, lagi-lagi bayangan orang-orang berseragam itu mengerdilkan nyalinya. Suyadi sadar, kali ini dia tak boleh bertindak gegabah. Dia harus hati-hati menghadapi musuh yang satu ini.

Namun, sebelum ia bertindak lebih jauh, kegaduhan terjadi di halaman depan. Dan seketika itu pula, rintihan dan desahan nafas dalam kamar ikut terhenti. Tak lama kemudian silaki-lakinya yang ternyata Pak Lurah keluar dari kamar persenggamahan dan menghambur ke halaman depan.

Tanpa membuang watu lama, Suyadi buka daun pintu kamar yang ia maksud. Saat matanya menatap tubuh Najiha yang tergolek tanpa sehelai kain, tak kuasa Suyadi menahan gejolak di dadanya.

“Jangan berteriak, Jiha. Aku tak akan menyakitimu. Aku hanya minta waktumu sebentar. Sebentar saja.” Suyadi menghiba.

“Kau laki-laki tak punya muka, Di. Sudah berapa kali kau kutolak, masih saja kau kejar aku,” tandas Najiha.

“Tolong, Jiha. Tolong. Pikirkan sekali lagi. Dari pada kau menjadi istri simpanan si tambun itu, lebih baik kau bersamaku. Pikirkan, Jiha. Kelak kau pasti dicampakkan.”

Begitulah kata-kata terakhir yang Najiha dengar dari mulut Suyadi. Sejak beberapa bulan menghilangnya Suyadi, Pak Lurah pun mempersunting Najiha sebagai istri keempatnya. Namun sayang, pernikah itu tak berlangsung lama. Ketika usia kehamilan Najiha delapan bulanan, Pak Lurah menceraikannya. Ia berdalih bayi dalam kandungan Najiha bukanlah benih, melainkan benih banyak lelaki, termasuk Suyadi.

Semua orang ikut mengutuk Najiha. Najiha seperti wabah menular, bangkal menjakiti para suami. Namun, sebelum semuanya terlambat, tiba-tiba kedatangan Suyadi bagai lilin jalan terang Najiha. Sadar atas kondisi yang dialaminya, tentunya Najiha tak bisa bersikap seperti yang dulu-dulu.

“Untuk apa kau mendatangiku, Di. Aku sudah tak cantik lagi. Lihat perutku ini.” Najiha menunjukkan perutanya yang kian membuncit.

“Percaya atau tidak. Kepadamu, aku masih seperti dulu. Sekarang, aku minta keputusanmu. Maukah kau hidup bersamaku?” balas Suyadi, pelan.

Seperti tersengat listrik, bibir Najiha bergetar. Air matanya mengembang. Mendengar permintaan Suyadi yang begitu tulus, gemuruh haru-pilu sesakkan dada Najiha.

“Tak perlu kau ingat lagi masa lalu itu, Jiha. Percayalah, aku akan menjadi suamimu yang baik, bapak bagi anak dalam rahimmu itu. Percayalah, Jiha,” ungkap Suyadi meyakinkan.

Sejak itulah di bawah atap satu Suyadi dan Najiha hidup. Hidup serba pas-pasan, tanpa keinginan macam-macam. Namun sayang, Suyadi seorang lelaki yang tak bisa memberi keturunan. Dia hanya mampu menjadi ayah bagi anak yang bukan benihnya, Siti. Sekali pun begitu, semangat Suyadi kuat membesarkan anak itu hingga tumbuh remaja, hingga saat ini, saat Suyadi temukan bulir-bulir cahaya terjatuh dari kelopak mata Najiha.

“Apa yang kau pikirkan, Jiha? Apa ada yang salah denganku?” tanya Suyadi.

“Ti,titidak. Tak ada yang salah.” Jawab Najiha tergeragap.

“Lantas!?”

Najiha menggeleng-gelengkan kepala.

“Oh ya. Di mana Siti?” tanya Suyadi mengalihkan pembicaraan.

“Tidur,” jawab Najiha singkat.

“Bilang sama dia. Jangan khawatir, Pak Lurah tak bakal menyita rumah dan tanah ini,” tegas Suyadi meyakinkan. “Tunggu saja, aku pasti dapat ikan banyak. Oh ya, sudah saatnya aku berangkat. Jaga Siti baik-baik. Jangan sampai dia salah bergaulan,” tambah Suyadi melangkah pergi, menghilang di gelapnya malam.

* * *

Sekali pun di bawah bantal Siti benampkan wajahnya, sesenggukan itu tak bisa ia tahan. Sementara lelaki tua yang seharusnya kakeknya terkulai lemas di samping tubuhnya tanpa sehelai kain. “Siti, kau perempuan luar biasa,” ungkap lelaki tua itu menutup tubuh Siti dengan selimut. “Sudahlah, jangan menangis. Kau sayang Emmakmu kan!? Kau tak ingin Emmakmu hidup terlantar kan!?” lanjut lelaki ltu mengancam.

“Pak Lurah...”

“Jangan panggil aku Pak Lurah. Aku ini suamimu. Panggil saja aku Kang Mas,” potong lelaki tua itu. “Ya, katakan. Apa keinginanmu,” lanjut lelaki tua itu sembari memandang lekat wajah kedua bola mata Siti yang sembab.

“Aku ingin melihat rumah. Bapak dan Ibuku memanggil-manggil namaku,” Jawab Siti seperti igauan.

“Bapak!? Tak usah kau pikir Bapakmu, Siti. Bapakmu sudah lama pergi bersama ombak. Biarkanlah bahagia di alamnya. Apalagi Ibukmu. Setiap minggu aku kirimi beras, dan makanan. Ibukmu bahagia,” jelas lelaki tua itu.

Malam kian larut. Dingin pun menggigit. Seperti halnya bunyi-bunyian binatang malam, dengkur lalaki tua membelah keheningan. Sementara igauan Siti menyerupai desis ular merambahi malam; mimpi-mimpi, tubuh-tubuh yang mati. Di setiap desisannya ia berkata, “Cinta!? Terkutuklah engkau.” ***

Yogyakarta, Mei 2009


sumber : http://www.sriti.com/story_view.php?key=3225


Lirik Laguw Seperti Yang Dulu

by : UnGu BanD


Intro: D Bm

D Bm
Tiada guna kau kembali, mengisi ruang hati ini

G A
Semuanya telah berlalu, bersama lukaku

D Bm
Semuanya telah berakhir, antara hatiku dan hatimu

G A
Tak ‘kan ada cinta seperti yang dulu

D Bm
Tiada guna kau berjanji, untuk setia menemani

G A
Hatiku yang t’lah terluka, karena dustamu

D Bm
Reff: Semuanya telah berakhir, antara hatiku dan hatimu

G A
Tak ‘kan ada cinta seperti yang dulu

D Bm
Semuanya telah berakhir, antara diriku dan dirimu

G A
Tak ‘kan ada rindu seperti yang dulu


Int: Bm G D A (2x)

D Bm
Semuanya telah berakhir, semuanya telah berakhir… wouo…


Kembali ke: Reff

D Bm D Bm
Coda: Seperti yang dulu… seperti yang dulu… seperti yang dulu…


sumber : http://www.liriklagumusik.com/lirik-lagu-ugu.html